Tips Aman Naik Kapal Pertama Kali Saat Liburan

1 min read

Kapal ferry tetap jadi transportasi favorite warga Indonesia. Kenyataannya, ada seputar 21 juta penumpang kapal setiap tahun berdasar data BPS terkini. Jumlah ini kemungkinan lagi bertambah dengan lagi bertumbuhnya infastruktur dermaga serta servicenya.

Tetapi, sering kecelakaan kapal berlangsung sama seperti yang menerpa KM Ramos Rosma Maris yang terbenam di Danau Toba di tahun kemarin. Hal itu memunculkan kekhawatiran untuk penumpang kapal yang akan melancong dengan kapal ferry. Ada unsur spesifik yang dapat mengakibatkan kecelakaan kapal, misalkan saja seperti kelebihan penumpang. Tetapi, jangan cemas, Anda akan aman ada di kapal bila memerhatikan beberapa hal seperti berikut.

1. Lihat Keadaan Kapal, Apa Nampak Aman untuk Melaut?

Saat sebelum naiki kapal, lihatlah keadaan kapal. Bila kapal nampak sarat dengan barang, penumpang, serta kendaraan, tanya untuk petugas apa kapal betul-betul pantas untuk melaut. Bila kapal nampak oleng waktu menyisih di pelabuhan, lebih bagus Anda tidak menaikinya untuk keselamatan Anda.

2. Kenali Siapa Pemilik Kapal atau Operator Ferry

Saat sebelum memilih untuk melaut, Anda dapat memeriksa perusahaan pemilik atau penyuplai kapal lewat internet. Perusahaan yang bagus umumnya mempunyai info terbuka di internet, mempunyai profile perusahaan, agenda kapal ferry, serta lain-lainnya. Saat itu, jauhilah kapal yang tidak mempunyai data terang.

3. Pastikan Ada Pelampung

Hal yang dapat Anda kerjakan untuk mengecek keamanan dengan pastikan tersedianya pelampung. Pelampung ini berperan selaku alat keselamatan genting bila berlangsung permasalahan untuk kapal. Jumlah pelampung sendiri harus sesuai standard Pakta Internasional untuk Keselamatan Penumpang di Laut atau SOLAS.

4. Pastikan Ada Sekoci

Sudah pernahkah memikirkan bagaimana bila kapal terbenam? Jika sempat menyaksikan film Titanic, penumpang akan dibawa dengan kapal kecil atau sekoci. Sekoci atau perahu kecil ini juga semestinya dipasang di dua segi lambung kapal yang akan Anda naiki. Tersedianya sekoci harus sanggup manmpung keseluruhnya penumpang serta memiliki life-raft untuk awak kapal dengan kemampuan 25-30 % dari banyaknya penumpang. Pada kapal pelni sinabung juga ada sekocinya, namu tiketnya cepet habis. Sehingga Anda perlu memantau terus jadwal kapal sinabung agar dapat cepat-cepatan membeli tiket kapalnya.

5. Bawa Obat Mabok Laut

Bawa obat mabok laut untuk berjaga-jaga. Bila tidak terlatih naiki kapal atau keadaan fisik sedang kurang kuat, pergerakan kapal waktu melaut dapat membuat Anda mual. Obat mabok laut akan membuat Anda semakin lebih tenteram saat melaut serta dapat membuat Anda tertidur.

6. Waspada dengan Udara Laut

Udara di laut terkadang lembap serta membuat Anda gampang dehidrasi. Upayakan untuk selalu ada dalam kapal waktu siang terik umumnya udara laut benar-benar panas. Saat itu, di waktu malam, jangan sering keluar ruang sebab udara di luar umumnya akan berangin kuat. Minumlah air putih yang cukup supaya badan Anda masih terhidrasi.

7. Penuhi Energi Badan serta Banyak Istirahat

Saat sebelum naiki kapal, seharusnya yakinkan badan Anda mempunyai energi yang cukup. Jangan dibiarkan perut pada keadaan kosong waktu melaut. Perut kosong dapat memacu mual serta muntah yang membikin tidak tenteram. Penuhi keperluan air harian Anda seputar 8 gelas satu hari.

Disamping itu, banyaklah istirahat waktu ada di kapal ferry. Bila ada dek untuk tempat istirahat, tidurlah di situ sesaat. Upayakan tidak untuk keluar ruang sebab cuaca di luar umumnya panas. Perjalanan memakai kapal ferry tetap aman serta membahagiakan jika Anda mengikut panduan di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *